Entah sudah berapa lama aku bertahan dengan statusku seperti ini, mencintai lelaki yang sampai hari ini aku tak pernah tau apakah ia mencintaiku juga atau tidak. Sakit memang manjalani hari hariku tanpa kepastian, tapi aku berusaha menikmati semuanya. Ku fikir biarlah aku merasakan seperti ini, akan datang saatnya nanti entah dengan cara seperti apa aku di pertemukan dengan jodohku. Apakah itu kamu atau dia yang masih abu abu dalam bayanganku.
Aku percaya Tuhan menyayangiku, dia pasti menyiapkan teman tidur yang terindah untukku. Dan apakah kamu tahu? Aku diam diam berbisik kepada Tuhan agar yang menjadi teman tidurku adalah kamu. Karna kamu lah tokoh utamanya dalam setiap mimpi dan doaku.
"Ya Tuhan.. Aku yakin kau akan bosan mendengar permintaanku setiap hari yang tak pernah berbeda, dan mungkin kau sudah hafal akan permintaanku. Iya aku meminta dan memohon dengan sangat, jadikanlah dia persinggahan terakhirku, jadikanlah dia imamku dan anak anakku kelak, jadikanlah dia teman minum teh saat rambutku mulai memutih, dan jadikanlah dia pendamping di sisa sisa hariku"
Mungkin kalau kamu membaca doaku barusan, kamu akan katakan kalau aku terlalu berlebihan. Tak apa apa, aku memang menginginkan semuanya lebih dari sekedar angan dan mimpi. Mungkin kamu akan menertawai doaku tadi, biarlah aku senang melihatmu tertawa. Dengarlah hanya kamu yang aku inginkan, dan hanya kamulah tokoh utamanya.
Tertanda
Perempuan yang mencintaimu
Jumat, 10 Februari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
