Ternyata hanya halaman kosong..
Iya setelah seminggu lebih sehari menunggu dan berharap ternyata tetap halaman kosong..
I give up.. Mungkin jalan mu memang sudah tak bisa lagi aku ganggu.
Melihat kedepan, masih terasa sulit.. Bukan sulit tapi aku yang belum mampu membuka hati ini untuk dirinya yang sempat membuat ku lelah untuk beberapa waktu yang lalu, saat aku mencoba dan hampir berhasil dia buat ku jatuh. Dan kini aku harus mengulangnya lagi untuk kedua kalinya, sepertinya masih terasa sulit.. Tapi memang harus aku coba, karna aku tau Tuhan sudah tak mengijinkan aku mengganggu mu..
Terima kasih Vino, kamu pernah menjadi bagian dari hidup aku..
Terima kasih Vino, kamu buat aku menyadari ternyata aku berarti..
Terkadang aku masih harus teringat tentang mu, banyak cerita antara kita. Banyak hal yang terpaksa membuat aku mengingat mu.. Terkadang suara tawa mu masih berkeliaran keluar dari dalam pikiran ku. Ahhh berlebihan :p
Kamu yang lebih suka duduk berlama lama di food court sebuah mall sambil menyesap capuccino dan menghisap sebatang Mild menthol ketimbang berkeliling mall menemaniku mencari sebuah benda kecil lucu yang akan aku pakai di telingaku.
Kamu yang lebih suka mendengar lagu kerispatih ketimbang menemaniku membeli buku fiksi di gramedia.
Kamu yang lebih suka menghabiskan waktu di sebuah warung makan ketimbang mengikuti keinginanku untuk berjalan menikmati sore di kota tua.
Kamu yang suka mengkhayal tinggi hanya untuk membuat aku tertawa saat aku marah karna kamu melupakan ku.
Kamu yang pernah membawakan aku sekotak coklat hasil buatan tangan mu sendiri, yang aku bilang bentuknya lebih mirip penghapus bekas tapi rasanya luar biasa enak sampai aku menghabiskannya sendirian sambil di selingi celetukan mu "katanya kaya penghapus bekas, tapi habis sampe kertas2nya" :p
Kamu yang pernah bilang "aku akan mengumpulkan uang untuk mengambil rumah KPR, supaya setelah kita menikah aku bisa ajak kamu tinggal di situ, karna aku tau kamu ga mau tinggal bersama orang tua ku"
Kamu yang pernah bilang aku ga boleh marah dan ngambek lagi karna kamu takut kalau aku ga ada.
Kamu yang selalu mengirim sms berulang ulang kali dengan kata2 yang sama dengan alasan supaya aku ingat kalo kamu benar mencintaiku.
Kamu yang pernah menjemput ku pulang kerja, saat jam istirahat kerja mu sampai2 kamu di telepon bos kamu untuk segera kembali ke kantor.
Kamu yang selalu bilang "yank..lucu kali ya kalo kita pulang kerja bareng sore2 kena macet jakarta, naik motor sambil repot bawa belanjaan buat kamu masak nanti"
Kamu yang selalu ingin cepat kaya supaya bisa cepat ngelamar aku dan menyelipkan cincin putih bermata berlian mungil, dan segera mengucapkan ijab kabul, karna kamu takut aku di ambil orang.
Kamu, kamu, kamu, kamu yang selalu bilang "aku sayang kamu melebihi apa pun" setiap malam sebelum aku tidur..
Dan sekarang hanya tinggal cerita
Dan lembaran terakhir itu tetap kosong sampai hari ini
Jumat, 11 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar